Untuk kamu, yang selalu aku rindukan.
Sayang, apa kabar? bagaimana dengan telinga dan punggungmu? sudah membaik?
Sayang, apa kabar? cukupkah kamu istirahat ditengah pekerjaan dan hobimu?
Sayang, apa kabar? tidakkah sedikit saja ada rindumu untukku?
Maaf jika aku tidak bertanya langsung padamu. Maklum, belakangan kita hanya sekedar saling bertukar kabar dan menyapa. Oh, tidak usah merasa bersalah sayang, memang itu yang aku pinta, bukan? yang penting saling mengabari. terimakasih untuk itu. ❤
Sayang, kamu tau? hariku belakangan membosankan, tetapi mengapa aku merasa banyak yang ingin kuceritakan? ntah itu rinduku pada keluarga, teman-teman, atau bahkan dirimu. ya seperti yang kamu tau, aku selalu merindukanmu. Maaf untuk kejujuranku kali ini, tapi, aku jadi merasa canggung untuk menceritakan apapun padamu. Salah satu alasanku juga untuk menulis ini, dan berbohong padamu saat aku bilang akan pergi tidur.
Aku tidak akan menegurmu lagi soal kecanduanmu bermain, kamu bukan anak kecil. Aku percaya, kamu akan menyisihkan sedikit waktu untukmu, walaupun sekarang, perlahan, waktu yang kamu sisihkan semakin sedikit. aku tidak masalah hehe. percayalah, secepatnya aku akan segera terbiasa sayang. jadi tak usah khawatir. ❤
Aku tidak akan menegurmu lagi soal tidur larut, kamu bukan anak kecil. Aku percaya, kamu akan menjaga tubuhmu, untuk menjagaku. Ya, aku harus percaya itu bukan? dan maaf telah menyusahkanmu untuk selalu tetap sehat, karna hanya kamu yang aku punya. ❤
Aku tidak akan menegurmu lagi soal waktu, kamu bukan tipikal orang yang mudah lupa. Aku percaya, aku masih menjadi prioritasmu, walaupun bukan dinomor teratas. Ya, aku mengerti dengan kuliahmu, orang tuamu, pekerjaanmu, dan bahkan hobimu.. Aku tak masalah harus menjadi prioritas setelah mereka, asal aku masih jadi bagian prioritasmu. percayalah, aku tak apa. ❤
Aku tidak akan menegurmu lagi soal pertemanan dan perkenalan, kamu tau mana yang baik dan bukan. Aku percaya, dengan siapapun kamu berteman dan berkenalan dihatimu hanya ada aku. Kita harus saling percaya bukan? maaf jika nantinya sesekali aku masih mempermasalahkan ini, saling percaya bukan berarti tidak boleh cemburu kan? Bantu aku juga ya sayang. I'll do my best. i promise. ❤
Bahkan untuk memperhatikanmu dalam detail seperti itu lewat surat inipun aku merasa canggung. Tapi tidak perlu khawatir sayang, mungkin, aku hanya belum terbiasa.
Boleh aku bercerita sedikit?
Aku ingin kamu bersamaku, karna betah bukan terkunci.
Tak apa kamu hampiri aku disisa waktu yang kamu punya.
Tak apa kamu seharian menghilang hanya dengan 1 pesan yang menunjukan bahwa kamu baik-baik saja.
Tak apa kamu dahului teman-temanmu.
Tak apa kamu beristirahat dari semua jenuhnya bersamaku.
Lakukan apapun itu. Selagi kamu baik-baik saja dan bahagia.
Aku percaya, kamu bisa menjaga hatiku sepenuhnya.
Aku percaya, kamu tak akan rela aku terluka walau sedikit saja.
Aku berikan sepenuhnya kepercayaanku untukmu, ntah itu nantinya akan menghancurkan atau mengecewakanku. aku tak masalah. beri aku sedikit waktu untuk terbiasa dengan ini ya..
Aku sayang kamu, apapun itu, akan kulakukan untukmu.
ntah kapan kamu akan membaca ini. atau bahkan hanya tersimpan di blog-ku yang tidak seberapa, itu tak masalah, karna setidaknya aku sudah mengungkapkan semua, dan aku lega.
aku sayang kamu, cinaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar